Pengalaman Magang di KBRI Wellington, New Zealand part 1 - Hubunganinternasional.com | International Relations
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengalaman Magang di KBRI Wellington, New Zealand part 1




New Zealand
Sewaktu di station cable car


Welcome Aboard Wellington, New Zealand

            Kia Ora 👋  ungkapan selamat datang yang bergaung ketika saya memasuki bandara rongotai Well , saya bisa berada di sana karena tujuan saya sebelumnya adalah waktu itu ingin merasakan bagaimana jika saya bekerja di perwakilan resmi Indonesia di luar negeri dan pada waktu itu salah satu pilihan saya adalah Negara New Zealand dari sekian banyaknya Perwakilan Indonesia di luar negeri yang saya Apply untuk melakukan Magang ada 6 yang alhamdulillah menerima saya untuk dapat melakukan magang di perwakilan tersebut seperti negara Austria, Jepang, New Zealand, Belanda, Thailand dan Spanyol. (Bagi yang penasaran bagaimana cara agar di terima dan prosedur magang di perwakilan luar negeri nantinya akan saya buatkan tulisan sendiri yah atau bisa langsung bertanya melalui comment di tulisan saya ini).

Visa & Akomodasi di Wellington


Singkat cerita akhirnya saya memilih New Zealand untuk magang di KBRI Wellington karena pertimbangan waktu itu ke-5 perwakilan lainnya slow respond dan sedang hectic mengurusi kepulangan para staff yang sudah habis masa postingnya dan akan pulang ke Indonesia. Selain daripada itu saya juga memanfaatkan waktu liburan kampus saya yang kira-kira 1 bulan. Setelah melalui drama visa , anyway saya memakai working visa untuk bisa bekerja di perwakilan dan alhamdulillah semuanya lancar, tiket CGK-WLG pun aman waktu itu saya memakai maskapai Qantas Airlines.
                                                              
Betapa Bahagianya menerima amplop berisi surat cinta dari vfs ini setelah bangun tidur tak tenang.

Namun yang menjadi permasalahan kebanyakan orang adalah apakah akomodasi disana mahal? well bisa dibilang tidak terlalu mahal bila anda bergaya travelling seperti saya semi backpacker, di Indonesia saya sudah mencari referensi tentang akomodasi di sana sendiri karena dari pihak perwakilan sudah jelas menekankan bahwa semua pengeluaran pribadi di tanggung oleh applicant sendiri, fyi saya disana pada akhir bulan Februari hingga maret dimana pada waktu itu terhitung sebulan saya berada disana.  First impression saya setelah saya tiba di bandara dari Jakarta (yang sumpek dan panas ini) menuju ke Wellington yang subhanallah, setelah melalui perjalanan panjang transit di Sydney yaitu Breathable (Bernafas ringan dan dingin adem) rasanya ingin tinggal lebih lama di negeri ini.


Okay akomodasi saya selama disana adalah menggunakan hostel backpacker yang bernama Wild Zebra Backpackers dimana konsep dari hostel ini adalah seperti dorm yang di tiap kamar ada beberapa tempat tidur dan kalian bisa bertemu teman-teman baru disana. Saya melakukan reservasi untuk menghemat menggunakan Booking.com  dimana kalian tidak harus membayar dulu ketika melakukan reservasi hotel ataupun penginapan setelah check in baru bayar disana, sungguh mudah bukan bagi traveller budget seperti saya hehe. 

Source: Wlid Zebra Backpakers Website

Selain itu kalian juga tidak usah khawatir dengan akomodasi makanan kalian karena Wild Zebra ini terletak di tengah kota alias di central Courtney maka kalian bisa menemukan banyak sekali supermarket dekat dengan hostel ini seperti asian market, subway,burger king, the best waffle in town ada di dekat hostel ini juga lohh. 

Untuk menghemat jika ingin makan diluar di NZ itu jika kita makan 1 porsinya gede-gede banget kalo saya bilang bisa 4 kali porsi orang indonesia normal jadi kalian bisa menghemat dengan take away sisa makanan tersebut dan bisa memanaskannya di hostel nanti. Selain itu hostel ini dilengkapi oleh dapur bersama ini yang menjadi best part kenapa saya memutuskan untuk menginap selama sebulan di hostel ini, karena di hostel ini menggunakan konsep dapur bersama di satu lantai khusus dimana fasilitasnya ada kompor,freezer bahkan sendok,garpu dan piring pun ada namun bagi kalian sobat alergi yang tidak ingin pake bekas orang lain silahkan bawa perlengkapan itu semua sendiri. tidak hanya itu untuk setiap lantai terdapat kamar mandi 4 dilengkapi dengan water heater, hostel ini juga dilengkapi dengan ruangan laundry dengan fasilitas setrika gratis sangat lengkap sekali dan tempat yang strategis sekali bagi para kalian sobat backpacker (misqueen) seperti saya yang ingin travelling ke Wellington ala semi backpacker 😆. 

Oh iya fyi sebenarnya di New Zealand terdapat website atau aplikasi khusus untuk menemukan akomodasi seperti rumah kontrakan yaitu Trade.me namun apps ini hanya bisa kalian miliki ketika kalian sudah berada di New Zealand karena jika ingin mendownload di Indonesia website atau appsnya akan mendeteksi lokasi anda sedang tidak berada di New Zealand. bagi yang ingin berbelanja atau memutuskan untuk masak sendiri namun bingung untuk membeli bahan dimana? hostel ini juga sangat dekat sekali lokasinya dengan New World yaitu supermarket terbesar dan terlengkap di New Zealand.




Supermarket gede Source: Stuff.co.nz


 Terkait masalah transportasi saya sangat salut dengan negeri ini yang memiliki ketetepatan waktu dalam hal ini Bus tiap hari saya kekantor menggunakan bus , uber dan jalan kaki dari hostel saya diakrenakan cuaca yang sangat adem dan angin yang cukup menusuk badan karena sebagaimana yang kita ketahui Wellington ini terkenal sebagai kota berangin. untuk sekedar tips jangan lupa membeli kartu sakti yang bisa dipakai untuk belanja,bayar parkir dan jalan-jalan menggunakan cable car dan bus yaitu Snapper, kartu ini bisa kalian dapatkan di supermarket favorit anda di Wellington.


Snapper Kartu Sakti

Selain itu untuk kebutuhan saya sehari-hari menggunakan telekomunikasi saya menggunakan Vodafone karena sangat mendukung aktifitas saya dan jaringannya sangat bagus banget belinya Vodafone untuk Travel Sim yah Seperti ini, namun di kota kalian bisa menemukan jaringan wifi secara gratis dan sangat stabil untuk video call bersama keluarga. untuk mengisi pulsa pun sangat gampang bisa mendownload apps vodafone NZ atau top up di supermarket kesayangan anda dimana anda bisa menemukannya dengan sangat mudah di sekitaran hostel wild zebra.

NZ Travel Sim

ohh iya sedikit membahas masalah makanan di New Zealand bagi traveller yang ingin makan , makanan halal saya sarankan dari Indonesia membawa Indomie dan Bon Cabe untuk stock dikarenakan pengalaman buruk saya pertama kali makan burger king disana saya memesan burger chicken paradise namun ketika saya ingin memakan untung saja saya mengecheck dalamnya karena saya tidak suka makan burger dengan pickles dan voilaa saya menemukan tumpukan lard didalamnya hehe jadi hati-hati yah guys. 

Terkait masalah makanan saya juga ingin menyampaikan bahwa di New Zealand adalah negara yang sangat strict dengan barang bawaan anda terutama yang berhubungan dengan daging-dagingngan, cairan,makanan kaleng dll. Sewaktu saya sampai disana ada kejadian yang sangat unik dimana ketika menghadapi kustom saya di periksa oleh petugas kustom yang orang Indonesia bernama mas bagus hehe beliau memang spesialis memeriksa barang bawaan orang Indonesia karena beliau sudah paham pasti orang Indonesia banyak membawa barang-barang yang gak boleh masuk disana, waktu itu saya hanya membawa indomie dan bon cabe saja yang sifatnya harus di laporkan dan saya hanya di interogasi satu pertanyaan saja oleh mas bagus dengan lantang mengatakan anda orang Indonesia? mau apa disini? bawa apaan aja saya cuman jawab dengan senyum iya mas , saya bekerja di Embassy dan hanya bawa biasa mas indomie dan bon cabe wkwkwk (traveller misqueen) mas bagus tersenyum dan menyambut saya ahh okay welcome to nz yah mas have fun :D , siap mas makasih. 


mungkin sampai disini dulu yah part 1 nya nanti akan saya lanjut lagi ke part 2 saya ngapain aja dan kemana aja selama di NZ :D


Biaya Selama Internship atau Magang di KBRI Wellington, New Zealand

Untuk gambaran kasar total damage cost selama saya sebulan disana dengan kurs NZD Rp.9k-Rp.10k adalah sebagai berikut :

  • Ticket PP Qantas Indonesia-Wellington (Transit Sydney)  (fyi: tiket bisa murah jika tidak membelinya dadakan yah guys hehe)  NZD$1200
  • Working Visa di VFS saya lupa harga pastinya kalau gak salah sekitar Rp.1,4jt-Rp.1,5jt
  • Taksi konvensional dan uber tergantung argo yah jadi saya estimate NZD$5-NZ$10 
  • Bus Card Snapper NZD$10 Top up NZD$ 75
  • Simcard Vodafone Paket Traveller 4GB NZD$49
  • Makanan di kota berkisar NZD$3-NZD$13
  • pengeluaran tidak terduga seperti jalan-jalan dan ke tempat wisata NZD$350


Total Pengeluaran Selama 1 Bulan di Wellington berkisar NZD$2000 ini perhitugan estimasi selama sebulan untuk lebih hemat bisa dikira-kira saja dari pengeluaran saya yang mana yang bisa di tekan budgetnya atau bisa juga bertanya di kolom komentar.


Tena koutou, bye-bye 👋
Hubunganinternasional.com
Hubunganinternasional.com Website yang Berisi tentang informasi yang berkaitan dengan disiplin keilmuan hubungan internasional, isu internasional, dan sharing knowledge segala hal yang berhubungan dengan Hubungan Internasional. Fokus utama website ini adalah pembahasan mengenai (Diplomasi, Diplomasi Publik, Gastrodiplomasi, Diaspora, Magang dan Kerja di INGO tetapi tidak menutup kemungkinan fokus hubungan internasional lain juga dapat dibahas pada website ini) Kami juga menerima tulisan atau Opini dari kalian dan apabila ada yang ingin menjadi Kontributor untuk website ini, Silahkan menghubungi admin website ini. Terimakasih

Posting Komentar untuk "Pengalaman Magang di KBRI Wellington, New Zealand part 1"