Diplomasi Ekonomi Menjadi Prioritas Indonesia Di Tengah Pandemi Covid-19 - Hubunganinternasional.com | International Relations
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diplomasi Ekonomi Menjadi Prioritas Indonesia Di Tengah Pandemi Covid-19

 

Akibat Corona Ekonomi menurun



Dalam 5 tahun ke depan, Indonesia memiliki 5 prioritas politik luar negeri, salah satunya adalah diplomasi ekonomi. Diplomasi di bidang ekonomi diharapkan dapat memperkuat hubungan kerjasama ekonomi secara bilateral, kawasan, dan internasional. Di tengah pandemic Covid-19 yang berdampak terhadap semua negara, hal ini juga memaksa pemerintah untuk mengatur strategi diplomasi yang perlu dilakukan.

 

Pengertian Diplomasi Ekonomi

 

Diplomasi ekonomi merupakan upaya yang dilakukan oleh suatu negara untuk menghadapi  isu penting yaitu ekonomi dan politik, lingkungan domestic dan internasional, dan hubungan aktor negara dengan non negara atau aktor privat. Isu pertama mengacu pada kondisi di tengah kompleksitas dan intensitas yang semakin tinggi dan isu global yang semakin rumit. Berbagai isu politik kadang menjadi faktor penghambat diplomasi di bidang ekonomi suatu negara. Namun dalam beberapa kasus, hubungan ekonomi antar negara tetap efektif tanpa campur tangan hubungan politik antar negara tersebut.

 

Dalam konteks perdagangan internasional, hubungan pemerintah dan swasta yang semakin harmonis dan tingginya tingkat koordinasi hubungan aktor negara dan non negara dapat memberikan pengaruh positif terhadap efektivitas diplomasi yang dimiliki. Namun di sejumlah negara berkembang, diplomasi ekonomi masih banyak yang bersifat sporadis dan belum efektif untuk mencapai tujuan ekonomi nasional.

 

Mengapa Diplomasi Ekonomi Menjadi Prioritas Polugri

 

  •        Kondisi ekonomi global yang tidak pasti dan adanya isu terkait perang dagang. Kondisi ketidakpastian ekonomi tersebut berdampak terhadap sejumlah kawasan. IMF juga menyebutkan bahwa Asia Tenggara adalah wilayah yang tetap bertahan di tengah kondisi global yang buruk. 
  •        Kondisi pemerintahan domestic yang mencoba melakukan reformasi birokrasi dan kebijakan di dalamnegeri.


Dengan dua alasan tersebut, diplomasi di bidang ekonomi merupakan strategi yang tepat untuk membantu meningkatkan perekonomian di Indonesia. 

 

Strategi Diplomasi Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

 

Masalah Covid-19 tidak dipungkiri memang berdampak terhadap berbagai sektor, termasuk dalam strategi diplomasi. Diplomasi pasca pandemi sangat tergantung kapan Covid-19 ini berakhir. Pasalnya pandemic tersebut telah mengubah pandangan ekonomi dan politik di tingkat regional maupun global. Ada beberapa upaya yang telah dilakukan Indonesia untuk memperkuat diplomasi

 

ekonomi selama pandemic di antaranya adalah sebagai berikut:

 

·       Nota Kesepahaman Antara Kemlu RI dan BI

 

Kemlu RI dan BI (Bank Indonesia) telah sepakat untuk memperkuat kerjasama dalam diplomasi di bidang ekonomi. Nota kesepahaman tersebut telah ditandatangani pada bulan Mei kemarin oleh Retno Marsudi selaku menteri luar negeri RI dan Perry Warjiyo selaku gubernur BI. Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat posisi dan peran Indonesia di dunia internasional. 

 

Ada beberapa program kerja yang diturunkan dari hasil kesepahaman tersebut yaitu :

 

1.     Pengelolaan persepsi positif perekonomian nasional untuk mendorong perdagangan dan investasi. 

2.     Perumusan posisi dan peningkatan peran Indonesia dalam kerjasama bilateral, plurilateral, regional, dan multilateral.

3.     Pelaksanaan hubungan internasional yang mendukung kepentingan nasional

4.     Pertukaran data yang mendukung perumusan kebijakan perekonomian lokal

5.     Pengembangan sumber daya manusia

 

·       Virtual Workshop Dari KJRI Houston 

 

Sebelumnya, KJRI Houston juga tetap melakukan diplomasi di bidang ekonomi dengan mengadakan virtual workshop yang mengusung tema promosi produk Indonesia melalui media sosial. Hal ini dilakukan untuk mendorong diasporaIndonesia yang ada di AS agar mempromosikan produk mereka melalui medsos. Sejak pandemic Covid-19, bisnis e-commerce mengalami peningkatan yang signifikan. Oleh sebab itu, diaspora Indonesia diharapkan meningkatkan pengetahuan pemanfaatan medsos untuk mempromosikan makanan Indonesia di AS.

 

Untuk strategi diplomasi jangka menengah, ekspor dan investasi harus terus didorong. Hal ini perlu disampaikan kepada perwakilan RI di berbagai negara sehingga setiap perwakilan memahami bahwa diplomasi di bidang ekonomi harus tetap berjalan. Hal yang paling penting saat ini memang menjalin kerjasama antar negara untuk menangani covid-19. Pasalnya ketika pandemic berakhir, kondisi perekonomian dunia juga akan cepat pulih. 

 

Sumber kelemahan utama perekonomian adalah kondisi kesehatan masyarakat dan kebijakan suatu negara terkait covid-19 serta bagaimana respon yang diambil oleh negara tersebut. Ketika Indonesia mampu menghadapi dan merespon Covid-19 dengan baik, negara lain pun akan memiliki persepsi yang positif bahwa Indonesia adalah negara yang mampu mengatasi krisis. Strategi yang tepat nantinya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik untuk ke depan.

Hubunganinternasional.com
Hubunganinternasional.com Website yang Berisi tentang informasi yang berkaitan dengan disiplin keilmuan hubungan internasional, isu internasional, dan sharing knowledge segala hal yang berhubungan dengan Hubungan Internasional. Fokus utama website ini adalah pembahasan mengenai (Diplomasi, Diplomasi Publik, Gastrodiplomasi, Diaspora, Magang dan Kerja di INGO tetapi tidak menutup kemungkinan fokus hubungan internasional lain juga dapat dibahas pada website ini) Kami juga menerima tulisan atau Opini dari kalian dan apabila ada yang ingin menjadi Kontributor untuk website ini, Silahkan menghubungi admin website ini. Terimakasih

Posting Komentar untuk " Diplomasi Ekonomi Menjadi Prioritas Indonesia Di Tengah Pandemi Covid-19"